Sepeda fixie kini populer di Indonesia maupun mancanegara.
Yang menarik, banyak penggemar fixie memodifikasi sepedanya. Sayangnya,
ada banyak aksesori tak berguna.
Aksesori pertama adalah
top tube pad yang biasa digunakan pada sepeda BMX di 1980an. Slilinder
busa tipis ini melilit frame sepeda bagian atas untuk melindungi
selangkangan dari benturan frame. Sayangnya, ini terkesan ‘tidak
berguna’. Jika takut dengan keselamatan, kenapa pengendara fixie tidak
membeli rem depan saja?
Aksesori kedua adalah kartu-kartu yang
tertempel di jari-jari sepeda. Banyak pecinta fixie yang menempelkan
kartu ini yang membuat sepedanya jadi aneh. Apalagi, terkadang muncul
suara-suara karena benturan tempelan itu dengan jari-jari sepeda.
Aksesori
ketiga adalah roda mag atau mag wheel. Ini terkenal di era 1980-an saat
BMX memperkenalkan Skyways atau Zytecs. Sayangnya, di masa kini, roda
itu sangat tidak menarik karena hanya ditaruh di bagian depan sedangkan
roda belakang memiliki bentuk yang berbeda.
Sepeda fixie identik
dengan gaya minimalis, murah dan tidak rumit. Sepeda tersebut tidak
memiliki rem dan pedal akan terus berputar seiring dengan roda.
Menggunakan sepeda fixie tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi
tetapi juga bagian dari gaya hidup.
Merakit sepeda fixie
sangatlah menarik karena beberapa komponen dapat digabungkan dengan
komponen sepeda balap. Selain sepeda fixie tampak sederhana, remaja
dapat menunjukkan eksistensi diri dengan menampilkan ‘gaya pribadi’ di
sepeda mereka.
Sumber
Read More »»