Tampilkan postingan dengan label Gowes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gowes. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Mei 2012

Menawannya Sepeda Berlekuk dan Ramping Ini



HeadlineIde dari desain ini adalah menghilangkan tiap sudut keras yang ada. Hal ini dilakukan dengan tujuan menciptakan resistensi angin pada desain sepeda tradisional. Model CAL ditujukan untuk mengoptimalkan kinerja sepeda.

Sepeda ini juga terintegrasi dengan sistem pergeseran listrik dan tuba sadel 31,8 pada sepeda ini membuat pengendara bisa bermanuver secara elegan sembari mengayuh untuk mendapat kecepatan yang optimal.
Bagaimana menurut Anda?

Sumber
Read More »»  

Minggu, 22 April 2012

Ini Dia 3 Aksesori Gagal di Sepeda Fixie


Sepeda fixie kini populer di Indonesia maupun mancanegara. Yang menarik, banyak penggemar fixie memodifikasi sepedanya. Sayangnya, ada banyak aksesori tak berguna.
Headline
Aksesori pertama adalah top tube pad yang biasa digunakan pada sepeda BMX di 1980an. Slilinder busa tipis ini melilit frame sepeda bagian atas untuk melindungi selangkangan dari benturan frame. Sayangnya, ini terkesan ‘tidak berguna’. Jika takut dengan keselamatan, kenapa pengendara fixie tidak membeli rem depan saja?

Aksesori kedua adalah kartu-kartu yang tertempel di jari-jari sepeda. Banyak pecinta fixie yang menempelkan kartu ini yang membuat sepedanya jadi aneh. Apalagi, terkadang muncul suara-suara karena benturan tempelan itu dengan jari-jari sepeda.

Aksesori ketiga adalah roda mag atau mag wheel. Ini terkenal di era 1980-an saat BMX memperkenalkan Skyways atau Zytecs. Sayangnya, di masa kini, roda itu sangat tidak menarik karena hanya ditaruh di bagian depan sedangkan roda belakang memiliki bentuk yang berbeda.

Sepeda fixie identik dengan gaya minimalis, murah dan tidak rumit. Sepeda tersebut tidak memiliki rem dan pedal akan terus berputar seiring dengan roda. Menggunakan sepeda fixie tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi tetapi juga bagian dari gaya hidup.

Merakit sepeda fixie sangatlah menarik karena beberapa komponen dapat digabungkan dengan komponen sepeda balap. Selain sepeda fixie tampak sederhana, remaja dapat menunjukkan eksistensi diri dengan menampilkan ‘gaya pribadi’ di sepeda mereka.

Sumber
Read More »»  

Berubah-Ubah Bentuk, Inilah Sepeda Transformer

Headline 
Melihat robot-robot Transformer yang bisa berubah dari kendaraan menjadi robot memang menarik. Kini, sepeda pun bisa melakukan hal serupa. Seperti apa?
 Sepeda yang bisa berubah-ubah bentuk ini memiliki nama Zweistil. Sepeda ini merupakan hasil rancangan Stefan Wallmann. Sepeda ini mampu berubah dari sepeda yang digunakan untuk kecepatan cepat menjadi sepeda santai.

Perubahan sepeda ini nyaman dan cocok untuk kebutuhan semua orang. Sepeda ini mampu berubah dengan mudah saat dikendarai. Anda cukup bersandar ke belakang dan Zweistil akan berubah dari sepeda balapan menjadi sepeda santai.

Sumber
Read More »»  

Senin, 29 Agustus 2011

Superbike Menakjubkan Tron Dijual Rp461 M

Headline
dailymail.co.uk
Oleh: Billy A. Banggawan
Teknologi - Senin, 29 Agustus 2011 | 12:59 WIB
TERKAIT
 
INILAH.COM, London – Jika memiliki GBP 33 ribu (Rp461 miliar), motor super ini bisa Anda miliki. Motor menakjubkan yang ada di Tron: Legacy ini berhasil direplikasi dan kini telah dijual.
Dalam film, motor ini terbuat dari seni grafis CGI dan dikendalikan program komputer dan gamer. Versi nyata motor ini dibuat Parker Brothers Choppers. Motor ini sepanjang 2,5 meter dengan lebar 55,9 centimeter dan berat 215 kilogram seperti dikutip Dailymail.

Motor menakjubkan ini mampu melaju di kecepatan 193km/jam. Motor dengan rangka besi yang berlapis serat kaca ini membuat pengendaranya berbaring nyaris horizontal seperti dalam film. Motor ini menggunakan mesin empat tak full-injected Suzuki 996cc.
Motor ini tersedia dan dapat dibeli online dari Hammacher Schlemmer.

Juru bicara Trish Hammond mengatakan, “Motor ini dibuat sedemikian rupa agar tiap aspek motor ini identik dengan motor yang ada dalam filmnya."
Berikut videonya. [mor]

Sumber Data
Read More »»  

Minggu, 12 Juni 2011

[Nge]gowes



Bersepeda, dari anak kecil ampe orang tua rata-rata suka bersepeda. Di Indonesia sendiri, hal ini jadi tend lagi yang di mana sempet ilang. Jenis sepeda tuh banyak, kalo jaman dulu tuh sepeda kebo, hebat ya si kebo naik sepeda. Sepeda gunung, nah ini masih di bagi lagi jenisnya; Competitive XC, XC Trail, All Mountain, FreeRide/DownHill, Progrsive HT, Recreational XC. Terus ada jenis road bike; Competitive road, Endurance, TT (time trial), Fixed Gear(single speed), Fitnes(comutte), nah kalo fixie nih masuk ke road bike. Fixie, ini jenis sepeda yang gak pakai rem, fixie ini harus terus di gowes. Selain itu ban nya ini tipis, so gampang buat di genjot, asal jangan main enjot-enjotan ya. 



Mungkin maraknya komunitas bersepeda karena ingin mengurangi dampak dari global warming, atau pemanasan global, selain itu, bersepeda juga bagian dari olahraga, dan ini menjadi gaya hidup yang sempat hilang.

Fixie, yang paling banyak di minatin, karena nih jenis unik banget, mudah buat di modifikasi. Kelebihan fixie adalah bentuknya yang minimalis, ringan karena ban sepedanya tipis dan rata-rata beratnya cuman 11 KG dan tentunya gak ribet. Mungkin bagi yang belum kebiasa, sedikit rada kagok di butuhkan waktu untuk bisa “menjinakkan” si fixie. Kenapa di sebut fixie?karena gear belakangnya itu gak dinamis, jadi kalo gowes ke belakang justru yang ada jalannya mundur. Harga fixie ini berkisar dari Rp.1.500.000 ke atas. Fixie biasanya di gunakan pada kompetisi Tracking cycling yang biasa di lakukan di Voledrome[1].

Down Hill, berasal sekitar tahun 70an dari Amerika, ini termasuk dalam sepeda gunung. Di era 90an, Down Hill jadi model sepeda termahal karena kekuatannya kala itu. Down Hill biasanya di gunakan untuk perjalanan yang ekstrim dan jenis ini memiliki suspensi ganda. Tipe ini mampu menikung secara stabil dengan kecepatan tinggi, tapi tipe ini tidak stabil jika di gunakan di dalam kota atau di jalur cross country.

XC & All Mountain (AM), jenis ini terus mengalami perubahan dari suspensinya. Jenis XC yang muktahir saja mencapai harga $10.000. Mau yang lebih hebat lagi? Ada Mountain Bike Scott Genius Limited harganya berkisar $13.000, seharga mobil tuh. Jenis AM ini di rancang untuk lintasan yang berat, seperti naik turun bukit, lintasi medan berbatu, masuk hutan dan menjelajah medan off-road yang jaraknya jauh. Hampir semua jenis AM ber suspensi depan dan belakang. Sedangkan jenis XC di rancang untuk lintasan yang ringan.

ƪ(^.^)ʃ ƪ(^.^)ʃ
[Nge]gowes, ini merupakan hal yang positif yang patut kita kembangkan, sehingga dapat mengurangi hal-hal yang negative, seperti menggunakan narkoba dan sebagainya., selain itu juga bersepeda ini bagus untuk kesehatan. Dan tahu kah kalian kalau bersepeda itu bisa ningkatin mood kita, mengurangi stress, dan depresi. Yang paling penting dalam bersepeda adalah gunakan helm, sangat perlu untuk menjaga keselamatan diri. Udah pilih mau sepeda jenis apa?yuk, kita [Nge]gowes bareng ƪ (^o^) ʃ.
 
 by GaWi


[1] Lintasan balas yang berbentuk oval tanpa ujung.
Read More »»  

Sabtu, 21 Mei 2011

Sepeda Ini Tak Memiliki Jari-Jari Roda

Nah, ini sepeda uni banget, keren abis.

Jakarta – Umumnya, roda sepeda pasti memiliki jari-jari. Namun, seorang perancang sepeda membuat rancangan sepeda dengan menghilangkan jari-jari tersebut.
Sylvian Gerber merupakan perancang industri yang ‘melangsingkan’ sepeda ‘gemuk‘ menggunakan konsep Synapse Bike buatannya. Synapse Bike merupakan sepeda yang sangat ramping.
Uniknya, sepeda ini tak memiliki jari-jari serta menggunakan rangka Swiss Cheese. Synapse Bike dibekali dua motor listrik di tiap rodanya untuk membantu pengendera lebih santai dan tak terlalu berkeringat.
Sepeda ini memiliki rancangan unik dan ringan bagi para futuris dan pesepeda kompetitif. Bagian sepeda ini juga menyediakan latihan kardiovaskuler. Menarik bukan?
Ada yang mau beli?
Read More »»  

Gwe-Store