Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 November 2012

Lama sudah

Lama sudah

Lama sudah telah kunanti
Lama sudah telah kutunggu
Bayangnya yang kuingat selalu
Bayangnya yang kurindu selalu

Indah rasanya bila berdua
Mata yang berbinar indah
Parasnya yang polos suci
Senyumnya yang manis indah

Hanya senyumnya yang kuingat
Hal-hal kecil yang kuingat
Nalar, logika, hati, perasaan
Semuanya hanya semu yang indah

Aneh rasa bila didekatnya
Mematung diam bila didekatnya
Tak berdaya bila didekatnya
Aneh rasa jika kunanti

by Ganis Wicaksono 10.11.12
Read More »»  

Senin, 14 November 2011

Asap menguap

kemanakah ia pergi?
hanya bayang yang ada
bayang kelabu di malam sunyi
kelabu di kehidupan ini

sebuah cahaya yang menuntunku
hanya cahaya itu yang ku andalkan
tanpanya hilang arahku
tak tahu mana yang akan ku tuju

saat hilang arahku
dia pergi meninggalkanku
entah kemana ia berada
hilang terbawa arus air

saat tawa menyelimutinya
saat kesedihan menyelimutinya
saat ia ingat pada yang di tinggal
saat semuanya hanya sebuah asap yang telah menguap

by GaWi - 14.11.11 / 13.09
Read More »»  

Jumat, 15 Juli 2011

Masa


Bayi, dimana aku terlahir
Merangkak hanya itu caraku
Menangis hanya itu ucapku
Ditimangan setiap waktuku dulu

Remaja, dimana aku tumbuh
Emosi menguasai diriku ini
Cinta membara dalam diri
Penuh semangat kala itu

Dewasa, dimana aku berdiri
Berdiri menatap masa tua
Orang tua tinggal kenangan
Aku pemimpin keluargaku sekarang

Tua, masa yang kuhabiskan
Menanti ajal menjemput diriku
Bahagia melihat anakku tumbuh
Sang Khalik menjemputku sudah

By GaWi-15.07.11,00.28
Read More »»  

Kamis, 14 Juli 2011

Galau dunia


Kosong, tatapan itu kini
Hampa, yang kurasa kini
Gelisah, itu isi kepalaku
Cinta, hanya kenangan belaka

Memandang langit dimalam sunyi,
Menanti bintang jatuh dilangit
Hariku berlalu tanpa tujuan
Kemana arahku kini bergerak?

Apakah dunia akan runtuh?
Apakah sinar bulan hilang?
Apakah hidup itu cinta?
Dimana tempatku berlabuh kini?

Mereka hanya sekejap melintas,
Kosong, hampa, gelisah, cinta
Semua itu semu belaka
Hidup ini milik-NYA seutuhnya

By GaWi - 14.07.11 - 00.57
Read More »»  

Selasa, 05 Juli 2011

First sight


Tell me how does it feels,
Love at the first sight
Is there an angel behind those eyes?
She caught my eyes

Tears came out through her eyes
Her eyes beat my heart
Sounds of drums hit my heart
Sounds of guitar tremble through my pulse

Flowers grow at the yard of my heart
I wish I could catch an angel
An angel that hide behind those eyes
I wish I could hold her hands

Her deep blue eyes like an ocean
Grave yard on my heart,
Grave from them who hurts me
Do I fall in love again?



23:27 – 04.07.11 by GaWi
Read More »»  

Senin, 27 Juni 2011

Ini adalah jalanku

Aku hanya dapat berjalan di jalan ini
Sunyi-senyap jalan yang ku tempuh ini
Arah yang tiada batas di jalan ini
Lelah ku berjalan menelusuri ini

Aku hanya dapat terus berjalan
Lelah, itu yang kurasakan
Senyum orang di sekeliling
Hilangkan rasa lelahku ini

Terlintas sesuatu di pikiran
Tanya akan sesuatu yang hilang
Tanya akan sesuatu di batas jalan
Tanya akan jiwa yang hilang

Apa ini akhir dari segalanya?
Akhir dari jalan yang ku lalui?
Kemanakah jiwaku yang hilang?
Aku hanya dapat menanti dan terus berjalan.

27.06.11 – 03:22
By GaWi
Read More »»  

Tetes air mata dunia

 


Aku terbangun dengan tetesan air mata
Waktu yang kulalui dapat kulihat dengan mata
Masa dimana aku terlahir di dunia
Masa dimana aku tumbuh dengan suka dan duka

Kesedihan yang membayangiku
Saat dimana aku terpuruk  dalam bayangku
Hidup tak dapat terulang kembali
Sesal hanya itu yang ada kini

Tawa-tangis dapat kulihat jelas di hadapanku
Tawa bagi mereka yang membenciku
Tangis bagi mereka yang menyayangiku
Sedih atau senang, aku tak tahu perasaanku

Ini adalah garis takdirku di dunia
Kemana aku akan berada sekarang
Ringan, itu yang aku rasa dalam tubuhku
Kini aku telah berada di dunia yang lain

27.06.11 – 03:10
By GaWi
Read More »»  

Jumat, 10 Juni 2011

Butiran kecil itu...


Butiran kecil turun dari matanya
Butiran bening membasahi matanya
Kebahagiaannya sirna olehnya
Parasnya yang cantik, penuh dengan butiran itu

Butiran kecil turun dari matanya
Hanya itu yang bisa ia lakukan
Tetesan demi tetesan, jatuh dari matanya
Membasuh perlahan, hanya itu yang ia lakukan

Butiran kecil turun dari matanya
Matanya yang indah, mulai memerah
Matanya yang bersinar, mulai meredup
Butiran bening bulat terjatuh

Butiran kecil turun dari matanya
Suaranya terisak perlahan
Butiran itu kering perlahan
Butiran itu adalah kesedihannya

by GaWi 14.17 - 10/06/11
Read More »»  

Selasa, 24 Mei 2011

Hantu masa lalu

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Perlahan "memakan" diri ini, entah sampai kapan
Semuanya gelap, tak ada setitik cahaya
Masa lalu telah menguasaiku

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Tak ada bayangan masa depan kala itu
Tak ada rasa penyesalan kala itu
Tak ada rasa kemanusiaan kala itu

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Yang aku butuhkan setitik cahaya
Cahaya yang selalu menerangiku
Menerangiku dimanapun aku berada

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Lelah kucari jawaban semua ini
Lelah kucari setitik cahaya itu
Lelah kucari semuanya
Aku hanyalah senjata pada hidupku sendiri.

01:01-24.05.11 - by GaWi
Read More »»  

Minggu, 22 Mei 2011

This insecurity....

This insecurity, like a dynamite
tik..tok..tik..tok..
dynamite in your own body
dynamite which kills you

This insecurity, like a dynamite
your madness  blows you away
blow from your body
your imagination taking you away

This insecurity, like a dynamite
memory from the past came over you
your past took control of you
you see your own mind

This insecurity, like a dynamite
your fears, your sins, meet each other
time goes by, wait and see
soon the dynamite will explode
and your insecurity leaves forever in your body.

by Gawi - 22.05.11/17.30
Read More »»  

Satu

Satu, ia dulu satu
tak tahu apa yang di carinya,
tak tahu bagaimana menemukannya,
cahayanya telah berlalu

Satu, ia dulu satu,
menatap kesunyian di malam dingin,
menatap kehampaan di dalam dirinya,
galau yang ia rasakan saat itu,

Satu, ia dulu satu
waktu seolah memutar balik,
waktu seolah membunuhnya,
dewi fortuna menghilang kala itu

Satu, ia dulu satu
mencari bagian yang terpisah,
mencari bagian yang hilang
terus mencari hingga menemukan bagian yang hilang itu.

16:56 - by Gawi 22.05.11
Read More »»  

Sabtu, 21 Mei 2011

Harapan itu...

Harapan, kita sering mendengar kata itu. Harapan, harapan dan harapan, tapi apa sebenarnya harapan itu?. Harapan adalah suatu bentuk asa dari diri kita/kepercayaan dalam diri kita tentang sesuatu. Gimana bentuk harapan itu?, harapan itu abstrak, itulah harapan.

Tau kah kita tentang legenda kota pandora?, mengubah suatu keburukan menjadi kebaikan. Hrapan oh harapan, dalam hidup kita sering mengharapkan sesuatu, tapi gimana cara kita mewujudkan itu?, duduk diam menanti durian runtuh?. Sia-sia belaka, harapan harus di sertai dengan suatu usaha kita untuk mewujudkan harapan itu terjadi.

Harapan dapat menjadi motivasi dalam hidup kita, karenanya manusia membutuhkan harapan. Tapi yang selalu di ingat adalah, mampukah kita menggapai harapan itu?, sanggupkah kita mewujudkannya?, itu semua balik ke kita lagi, gimana, bagaimana, dan usaha apa yang sudah kita buat.

Yah tapi gimanapun, harapan harus di sertai dengan doa pula. Karena bagaimanapun, doa itu penting, doa dapat menenangkan hati yang gundah atau apa lah. Harapan, capailah harapanmu, harapan itu indah, dan gunakan harapan kita untuk mewujudkan mimpi kita. Jangan berhenti berharap selama dunia ini masih berputar.

15.23 - 21.05.11 by GaWi
Read More »»  

Jumat, 20 Mei 2011

Malam tak seindah dulu

Cinta, malam tak akan seindah dulu,
malam-malam yang ku lalui,
hari-hari yang ku lalui,
hampa tanpamu, tanpa kehadiranmu.

Cinta, malam tak akan seindah dulu,
bayang semu hadirmu,
bayang semu senyummu,
semu, semuanya semu di hadapanku.

Cinta, malam tak akan seindah dulu,
dimanakah aku menemukan sesosok yang baru?
dimanakah aku menemukan sesosok yang terbaik?
waktu, mungkin itu jawabannya,
biarlah waktu yang menuntunku menemukan sesosok itu.

16.08 by GaWi - 20.05.11
Read More »»  

Kamis, 19 Mei 2011

Hampa itu...

Hampa itu adalah rasa dimana ada sesuatu yang hilang.
Hampa itu membuat kita bingung, linglung.
Hampa itu membuat kita tak bisa merasakan apapun,
yang ada hanyalah kekosongan.

Ke hampaan itu harus lah di isi dengan iman.
Hanya dengan berserah diri kepada-NYA, rasa hampa itu hilang mungkin untuk sesaat.
Karena bagiakan bunga, apalah arti bunga jika tak terdapat mahkota,
apalah arti manusia jika tak dapat hati,
apalah arti rumah tanpa atap,
semuanya serasa ada yang hilang dan kurang.

Hampa itu dimana kita tak tau mau di bawa kemana jalan hidup kita.
Hampa oh hampa,
untuk menghilang kan rasa hampa itu hanya diri kita sendiri yang tau bagaimana caranya, dan apa tindakan kita untuk mengatasinya.


by Ganis W 8:00PM 171010
Read More »»  

Sabtu, 14 Mei 2011

Kasih

Kasih, di saat waktu telah berubah,
saat dimana hanya ada bayang kelabu.
Kasih, dimana kehidupan ini berjalan,
jalan yang berliku tiada akhir.

Kasih, kutatap langit malam yang indah,
cahaya bintang yang bersinar,
bersinar bagaikan dirimu kala itu.
Kasih, sulit tuk ucapkan rasa ini,
rasa yang terkadang menyiksaku.

Kasih, saat ku tertidur lelap,
terlintas akan bayangmu,
bayang yang kadang membuat ku resah.
Kasih, ini takdir kita,
takdir yang telah di suratkan-NYA.
Kasih, kan ku gambar bayangmu di setiap langkahku,
langkah yang akan ku tempuh dalam hidupku.

by GaWi
16:14 - 21/01/11
Read More »»  

Bayang itu...

Perlahan bayang itu hilang
semu dan semakin semu
bayang yang dulu terlihat jelas,
bayang yang dulu selalu ada

Perlahan bayang itu hilang
dari kejauhan terlihat
dari kejauhan melambai
dari kejauhan semu

Perlahan bayang itu hilang
waktu yang berputar
waktu yang bergerak
waktu yang akan menghilangkan bayang itu

Perlahan bayang itu hilang
hanya kesunyian yang tersisa
hanya kehampaan yang tersisa
hanya sisa-sisa yang ada di hati

1.43PM 14-05-2011. By GaWi
Read More »»  

Selasa, 03 Mei 2011

Bersama ombak


Bersama ombak ia terseret,
ombak itu menyeretnya entah kemana
perlahan, semakin menjauh.
perlahan, semakin tak terlihat oleh mata.

Bersama ombak ia terseret,
lambaian sang ombak,
lambaian air yang kuat
entah apa yang ia inginkan.

Bersama ombak ia terseret,
terombang-ambing selamanya,
maju-mundur, naik-turun,
entah bagaimana caranya kembali ke tempatnya semula.

Bersama ombak,
ia pergi menjauh,
menjauh dan terus menjauh.



5:41PM - by GaWi
Read More »»  

Gwe-Store