Selasa, 31 Mei 2011

How To... Make Breakfast Easy

Trying to get out of the house in the morning is hectic enough - who has time to make breakfast? But we all know that breakfast is the most important meal of the day, so instead of skipping it, why not simplify it instead? Here's how to simplify breakfast time. 

Step 1: Plan the food ahead of time

Prepare what you can the night before. If you plan to make omelettes, chop the vegetables. If you want a smoothie to jumpstart your day, slice fruit such as strawberries, pineapple and mango so you can just toss all the ingredients into the blender come morning time.

Step 2: Prepare the coffee beforehand

Coffee is synonymous with breakfast. Cut your morning caffeine fix preparation in half by filling the coffee pot with water and coffee grinds before you go to bed at night. If you have an automated coffee maker, simply set the timer. If not, all you have to do is switch it on in the morning.

Step 3: Keep it neat

Make clean-up a breeze by using paper plates and utensils or preparing an easy meal that requires few pots, pans or dishes such as toast with peanut butter and jelly, frozen breakfast burritos or whole grain bagels with cream cheese.

Step 4: Avoid hassle

Splurge on fresh-squeezed orange juice for the weekend when you can enjoy a leisurely breakfast. Instead, pick up a carton from the market and save precious minutes during the busy workweek.

Step 5: Multi-task

While the bread is toasting and coffee is percolating, do what you can to prepare for getting out of the house. Pack your briefcase, get the kids lunches ready or make your to-do list for the day ahead.

Source
Read More »»  

Lemhanas

LATAR BELAKANG BERDIRINYA LEMHANNAS
 
Pembentukan lemhannas pada dasarnya merupakan jawaban atas tuntutan perkembangan lingkungan strategic baik nasional dan internasional yang mengharuskan adanya integrasi dan kerjasama yang mantap serta dinamis antar para aparatur Sipil, TNI, Polri dan pimpinan Swasta Nasional serta pimpinan politik dan organisasi kemasyarakatan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara.

Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei 1965 sebagai hari berdirinya Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 tahun 1964 yang bertepatan dengan peringatan bersejarah hari kebangkitan nasional Indonesia.  Pada saat upacara berdirinya Lemhannas sekaligus dimulainya fungsi utama Lemhannas yaitu penyelenggaraan pendidikan dengan upacara pembukaan program pendidikan Kursus Reguler Angkatan I.

Pembentukan Lemhannas juga dimaksudkan sebagai salah satu urgensi nasional dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan cita-cita proklamasi kemerdekaan dan tujuan bangsa Indonesia serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia ditengah-tengah percaturan politik dunia.

KEDUDUKAN LEMHANNAS RI
Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Lemhannas RI dipimpin oleh Gubernur Lemhannas RI dan dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh seorang Wakil Gubernur.

TUGAS LEMHANNAS RI
Lemhannas RI memiliki tugas membantu Presiden dalam:
  1. menyelenggarakan pendidikan penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional yang berpikir integratif dan profesional, memiliki watak, moral dan etika kebangsaan, berwawasan nusantara serta memiliki cakrawala pandang yang universal
  2. menyelenggarakan pengkajian yang bersifat konsepsional dan strategis mengenai berbagai permasalahan nasional, regional, dan internasional yang diperlukan oleh Presiden, guna menjamin keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. menyelenggarakan pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, nilai-nilai Pancasila serta nilai-nilai kebhinneka tunggal ika-an.
  4. membina dan mengembangkan hubungan kerjasama dengan berbagai instansi terkait di dalam dan luar negeri.

FUNGSI LEMHANNAS RI
Lemhannas memiliki fungsi:
  1. mendidik, menyiapkan kader dan memantapkan pimpinan tingkat nasional melalui segala usaha kegiatan dan pekerjaan meliputi program pendidikan, penyiapan materi pendidikan, operasional pendidikan dan pembinaan peserta dan alumni serta evaluasi
  2. mengkaji berbagai permasalahan stretegis nasional, regional, dan internasional baik di bidang geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, hukukm dan keamanan, ekonimi, sosial budaya dan ilmu pengetahuan serta permasalahan internasional
  3. memantapkan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara, semangat bela negara, transformasi nilai-nilai universal, sistem nasional serta pembudayaan nilai-nilai kebangsaan
  4. kerjasama pendidikanpasca sarjana di bidang strategi ketahanan nasional dengan lembaga pendidikan nasional dan/atau internasional
  5. kerjasama pengkajian strategis dan kerjasama pemantapan nilai-nilai kebangsaan dengan institusi di dalam dan di luar negeri.

Read More »»  

Mutiara di dalam kata

"Hanya karena seseorang selalu tersenyum, tak berarti hidupnya bahagia. Terkadang, itu berarti dia pribadi yang KUAT hadapi cobaan. "
“Hati yang mempedulikan orang lain tak akan terlarut dengan kepentingan diri sendiri.”
"Banyak hal yang bisa membuatmu bahagia. Mengapa terlalu fokus pada hal-hal yang hanya membuatmu sedih? "
"Lupakan yang melupakanmu dan abaikan yang mengabaikanmu"
"Cinta harus diwujudkan dengan tindakan. Kalo cuma disimpan, itu namanya khayalan.."
‎"Hidup ini membosankan tanpa ambisi"
"Siapapun dapat mendampingimu pada saat terbaikmu. Hanya yangg tulus mencintaimu yang dapat mendampingimu pada saat terburukmu." 
"Sesuatu akan menjadi mudah ketika kita membuatnya mudah."
Jika jiwa dan raga tak 'sejalan', tenangin diri kamu dan kembalilah fokus ke tujuan hidup kamu. *GaWi*
Hidup akan indah jika kita dapat bersyukur. *GaWi*
Carilah PANUTAN dalam hidupmu karena secara tidak langsung PANUTAN tersebut MEMBENTUK DIRIMU. *GaWi*
Read More »»  

Cara mengetahui asal seseorang


Kadang kita susah buat mengetahui asal seseorang, terutama para bule, soalnya mereka terlihat sama di mata kita. Asal putih, blonde, langsung kita identifikasi dari Amerika, padahal belum tentu mereka dari Amerika. Selama “memperhatikan” orang dari berbagai dunia, akhirnya aku simpulin beberapa cara gampang mengetahui asal (negara) seseorang.

Bahasa
Yup, bahasa paling gampang kita ketahui, tapi gimana cara tau orang dari UK sama USA?. Nah, awalnya aku juga bingung, soalnya sama-sama pake bahasa Inggris, tapi kalo di perhatiin, Inggris mereka ini beda.

British – English
Nah, orang dari UK ini cenderung gak ngomong huruf terakhirnya. Misal, kata what, kalo orang dari UK ngomong what, maka yang jadinya wha. Selain itu, kata remember, maka jadinya bakal remember dengan sedikit kata ‘h’ di akhir kalimat. Ini berlaku buat orang UK sekitar, kata lain adalah champion, pelafalan orang UK terlihat jelas, terutama penekanan di huruf ‘h’ nya, sedangkan kalo orang USA bakal terdengar ‘cempion’. Selain itu, kalo orang UK ngomong nih cenderung gak begitu jelas, sedikit mumble.

American – English
Cara gampang kalo tau orang America itu dari bahasa Inggris slang. English-America ini kurang begitu formal, cenderung santai. Orang America nih biasanya jarang ngomong dollar ($$$), kalo $ 20, biasanya kalo yang formal mereka bakal bilang 20 dollar, tapi orang America ini cenderung bilang 20 bucks. Bucks ini adalah bahasa slang buat dollar.

Australian – English
Australian – English ini cenderung rada aneh. Dari aksen mereka dan dari bahasa. Keliatannya sama, menggunakan Inggris, tapi ada bedanya. Orang Australian cenderung ngomong mate buat friend, selain itu kata certificate, orang Australi cenderung ngomong testamur. Kata yang gampang di ketahui itu ‘G’day’.

Singapore – English
Nah, kalo Singapore – English ini gampang. Orang biasa nyebutnya Singlish, Singlish kebanyakan di akhiri kata ‘lah’. Misal, “I can lah.” , “I don’t know lah.”, dan Singlish ini cenderung rada gak beraturan. Grammernya rada kacau. Selain itu, kalo Singlish ini ada unsur mandarinnya, jadi aksen mandarinnya ketara.

India – English
Kalo orang India ngomong English, pasti ada aksen India nya, itu yang gak bisa di hilangkan. Tapi kalo di perhatiin, English – India ini selalu di akhiri dengan ‘-ing’. Seperti, having, playing, mereka cenderung pake tenses continues.

Bahasa Vietnam
Awalnya aku perhatiin bahasa Vietnam ini hampir sama kayak bahasa Thailand, tapi berhubung banyak bergaul sama orang Vietnam akhirnya tau dimana letak bedanya. Bukannya menjelekkan, tapi kenyataannya begitu, bahasa Vietnam ini terdengar bagai bahasa orang gagu. Jadi kedengarannya kayak orang gagu yang ngomong, seolah terpatah-patah.

Fisik
Yang gampang lainnya itu dari fisik, nah ini beberapa ciri fisik seseorang.

Hongkong – China
Kalo orang Hongkong dari fisiknya, mereka cenderung sedikit lebih tinggi dari orang China. Selain itu kalo dari gaya, orang Hongkong ini lebih stylish di bandingkan orang China. Mereka lebih ngerti mode yang lagi trends.

Turkey
Turkey itu setengah Asia, setengah Eropa, tapi kalo dari segi fisik, mereka ini ada unsur timur tengah. Jadi sedikit ada Arab, India, itu ciri fisik umum mereka.

Jepang
Orang Jepang cenderung berbadan langsing, terutama yang ceweknya. Itu yang gampang di ketahui kalo dari cewek Jepang.

Nah, kalo di Sydney sendiri, yang paling gampang di ketahui itu orang Lebanon. Karena rata-rata cowok Lebanon di sana tuh model rambutnya yang kayak militer, cepak dan ada ekor rambutnya. Dan lagi, kalo orang USA itu cenderung cuek, terutama yang cewek.

But, orang UK tuh cenderung baik orangnya, tertutama orang yang tua, dan orang UK nih gak suka basa-basi.

Kalo mau cara lebih gampang, tinggal samperin tuh orang dan tanya dari mana asalnya. Gampanng kan?!.


by GaWi
Read More »»  

Senin, 30 Mei 2011

Show me love

Show me love, it's all about, love, we need it. Love and life, talk about life, sometimes it also talks about love. You got to show me love, what I need is somebody.

Show me love, words is easy to say, 'I LOVE YOU', that's all, but can you see the love inside?. Give it to me, give it to me that love, love kinda a funny story.

Show me love, na na na na come on. Love call you through your heart. Love is undefined, 3 seconds to say, a whole life to prove. Yeah, it's love.

L - Lust
O - Over
V - Variety
E - Enemies

Je t'aime, ich liebe dich, mi amas vin, ik hou van je, te amo. Hasta manana!!!
What eva' it's, love is BS!!!!!

by GaWi
Read More »»  

8 TIPS AGAR PERTEMANAN AWET

Zaman sekarang teman sejati masih ada nggak ya? Jika kamu belum pernah menemukan teman yang sangat kamu sukai, awalilah dengan menjadi seorang bisa disukai teman-temanmu. Kita intip dulu tips berikut ini:

1. Jadilah pendengar yang baik buat teman-temanmu. 
Jangan pernah sekalipun kamu bersikap menggurui. Memberi nasihat boleh-boleh aja, tapi jangan melakukannya dengan cepat. Pelahan-lahan namun pastikan temanmu itu mendengarkannya.

2. Setiap orang memiliki pribadi yang unik dan khas. 
Cobalah mengerti bagaimana karakter temanmu. Hormatilah pendapatnya. Walau kadang kalian bisa saling berbeda pendapat dan keyakinan, namun pasti ada jalan tengah yang bisa ditempuh asal jangan tergesa-gesa memutuskannya.

3. Peliharalah kepercayaan yang telah diberikan oleh teman dekatmu itu.
Jangan pernah sekali-kali kamu mengobral rahasia temanmu pada orang lain. Saling jaga rahasia, anggap saja antara kalian ada sebuah permainan yang hanya bisa dimainkan oleh kamu dan temanmu.

4. Berilah dukungan dan pujilah temanmu, kesampingkan kesalahannya dan kelemahannya.

5. Jangan pernah merasa iri kepada temanmu. 
Kebahagiaannya adalah bahagia milikmu juga. Ikut berbahagialan atas keberhasilan temanmu.

6. Dekat bukan berarti harus tergantung satu sama lain. 
Berikan pertolongan secukupnya. Jagalah 'jarak' yang wajar. Mundurlah sedikit bila kita merasa pertemanan sudah terlampau dekat. Sebaliknya, mendekatlah kala kita merasa pertemanan sudah semakin renggang.

7. Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan refresing bersama. 
Kembangkan sikap toleransi, fleksibelitas, asertive, empati dan belajar saling memahami.

8. Jangan pernah ragu untuk minta maaf pada temanmu saat kamu melakukan sebuah kesalahan padanya. 
Setelah itu berusahalah perbaiki kesalahanmu. Begitu pula sebaliknya, berikan maaf dan lupakan kesalahannya jika ia bersalah.


Sumber
Download e-book
Read More »»  

Minggu, 29 Mei 2011

Jadi apa ya?


Jadi apa ya enaknya?, mulai berandai-andai;

Jadi seorang pegulat, hmm, enak sih. Gak ada yang berani, karena badan kita besar berotot kawat bertulang besi. Sapa tau bisa masuk ke WWE, wah, jadi superstar. Uang berlimpah, iklan dimana-mana, main film pula. Tapi tunggu dulu deh, kayaknya gak enak, soalnya pola hidupnya harus di atur, pola makan juga, and saben hari harus latihan ke gym, kalo ke AA Gym mungkin dapet pahala, lah ini justru otot tambah gede. Kalo otot segede gajah, nanti sapa cewek/cowok yang mau?, masa yang mau gajah?, nanti anaknya jadi gimana?, wah, menyalahi aturan Tuhan, kasian si gajah. Pegulat di coret dari pengandaian karena alasan diatas.

Jadi binatang, yayayayayaya. Tapi binatang apa ya?,hmmm, jadi semut nanti keinjak gajah, jadi semut penyet, tinggal di kasih sambel, enak tuh. Jadi burung gimana?, bisa terbang tuh. Tapi kalo sayapnya patah sebelah gimana ya?, seumur-umur belum pernah liat burung terbang pincang. Gimana kalo kodok?, nah mungkin masih mending, karena ada pangeran kodok, tapi jadi kodok juga di swike. Mooooo, yup, sapi, tapi si sapi di perah terus dan kebanyakan dari mereka harus merelakan hidupnya di tempat pemotongan sapi. Tikus, enak tuh, makannya berkelas, keju. Tapi tikus tinggal di gorong-gorong, kalo jadi tikus nanti kalo kena penyakit PES gimana ya?,(tapi apa tikus sendiri bisa kena penyakit PES ya?) tapi kebanyakan dari tikus ini harus berakhir di perut kucing atau mati kena jebakan tikus. Aha, jadi singa. Bisa jadi penguasa hutan, tapi nanti kalo pas lagi jalan ke kota si singa gak jadi penguasa, gak seru dan lagi singa suka jadi buruan dan yang terpenting kalo kena raja singa gimana?, gawat tuh. Buaya, sepertinya cocok jadi buaya. Tapi kayaknya kalo jadi buaya nanti kulitnya banyak yang ngincar, tapi untung aja di Kalimantan ada penangkaran buaya, jadi kalo kita sebagai buaya gak usah takut. Tapi kalo jadi buaya, nanti cewek gak ada yang mau, soalnya jadi buaya darat. Behhhh, jadi binatang juga ribet ya, kayaknya binatang di coret dari daftar pengandaian.

Jadi benda mati, nah ini seru kayaknya. Kenapa?,soalnya kita gak bisa ngerasain rasa sakit dan lain-lain, mau di rusak silahkan. Tapi kalo kita jadi benda mati, gimana kita berkembang biak ya?, kayaknya selama benda mati gak bisa berkembang biak, dunia ini masih normal dan kayaknya benda mati di coret dari daftar pengandaian.

Jadi matahari, enak tuh, soalnya menerangi bumi ini. Tapi tunggu dulu, kalo jadi matahari kayaknya bakal kesepian deh, soalnya gak punya pacar terus gak punya pendamping hidup. Kerjanya nerangi bumi terus, gak ada istirahatnya. Kayaknya tugas yang berat deh, jadi kayaknya matahari di coret dari daftar pengandaian.

Jadi orang terkenal, enak juga sih. Kehidupan mewah, uang banyak, tapi sibuk banget. Waktu sama keluarga berkurang, kalo kayak gitu, kasian juga ya keluarganya. Dan di tambah lagi kalo ada gossip gak bener, atau fans gila. Tapi keterkenalan kadang juga mengakibatkan malapetaka, contohnya pelaku bom Bali. Kan terkenal banget tuh, sampe go international. Jadi orang terkenal kayaknya harus di coret juga deh.

Jadi ini-itu semua salah, semua susah. Lebih enak kaykanya jadi diri sendiri aja deh, dan berandai-andai itu silahkan aja, tapi yang selalu di ingat, jangan sampai ke-andai-andaian kita di bawa ke dunia nyata. Kalo mau di bawa silahkan, tapi jangan terlalu fanatik, nanti akhirnya jadi wanna be….. . So, jadi diri sendiri walaupun banyak minusnya, tapi inilah diri kita dan terima apa adanya. Jadikan kekurangan kita suatu kelebihan di mata orang lain.

by GaWi
Read More »»  

Cepat berlalu


Ingin berlalu, yup, itulah yang sebagian kita inginkan. Sesuatu untuk cepat berlalu, namum ada juga sesuatu yang tak ingin berlalu. Kebahagiaan, itulah yang sebagian dari kita meminta agar kebahagiaan itu tak cepat berlalu.  Ada kebahagiaan tentu ada kesedihan, dan itulah hal yang kita ingin cepat berlalu. Lantas bagaimana dengan umur? Maukah umur cepat berlalu atau tidak?, bagaimanapun umur terus berjalan. Bagaikan sebuah baterai, dimana awalnya penuh dengan power, namun lama-lama mulai berkurang dan berkurang.

Cepat berlalu, adakah cinta yang abadi?, adakah cinta yang kuat terhadap waktu?. Cinta, ada yang ingin cepat berlalu ataupun tidak. Kepercayaan, mungkin itu yang di butuhkan cinta, apalah arti semua itu kalo gak ada kepercayaan. Cinta, apakah kita membutuhkannya?, bisa iya, bisa tidak, tapi apa jadinya tanpa cinta?, hampa?, itu adalah hal yang biasa. Yang lebih sadis adalah pembunuhan, kok bisa?, perang adalah akibatnya cinta yang hilang. Coba kalo kita sesama manusia bisa saling mencintai, mungkin tak aka nada perang. Perang tanpa hal yang jelas, dengan embel-embel ‘agama’.

Entah apa yang ada di pikiran kita sebagai manusia sekarang ini. Isinya hanya kepentingan diri sendiri, rasa berbagi terhadap sesama seolah hilang. Apakah kita ingin waktu cepat berlalu?, bayangkan aja kalo kita hidup 1000 tahun lamanya, akankah menjadi berkah atau siksaan?. 

Cepat berlalu, masa-masa kita, dari lahir hingga mati, maukah kita mempercepat hingga di ujung kematian kita?. Masa-masa bahagia, sedih, maukah kita mempercepat itu semua?, lantas apa yang kita dapat dari hidup ini kalo semua bisa di percepat?.

Cepat berlalu, itu yang kita harapkan jika dalam posisi terpuruk kita. Seakan ingin semuanya cepat berubah maju kedepan. Wuttttsss, cepat dan cepat dan stop dan play, itu yang akan kita lakukan jika mulai kelihatan kejadian yang menyenangkan.

Tak usah cepat berlalu, suka-duka campur aduk. Mungkin itulah hal yang sebenarnya, tak usah di percepat atau di perlambat. Apa pun itu, kita harus menghadapinya, jangan lari dari kenyataan, kalo kita punya remote kehidupan yang bagaikan remote DVD, kita tak akan pernah tau arti hidup yang sesungguhnya. Kita tak pernah merasakan rasa bahagia yang mendalam dan keterpurukan, kita tak dapat menikmati hidup ini. Bagaimanapun hidup ini, selalu bersyukurlah pada-NYA.

By GaWi
Read More »»  

Sabtu, 28 Mei 2011

Win Win


Win Win (2011)

Cast: Paul Giamatti, Amy Ryan, Melanie Lynskey, Jeffrey Tambor, Burt Young, Bobby Cannavale, Amy Landecker, Margo Martindale, Finise Avery, Todd Fredericks
Director: Thomas McCarthy
Writer: Thomas McCarthy
Genre: Comedy
Rating: R
Running Time: 106 min.
Advisory: for language

Synopsis: Struggling attorney Mike Flaherty, who volunteers as a high-school wrestling coach, takes on the guardianship of an... elderly client in a desperate attempt to keep his practice afloat. When the client's teenage grandson runs away from home and shows up on his grandfather's doorstep, Mike's life is turned upside down as his win-win proposition turns into something much more complicated than he ever bargained for.
Read More »»  

The Tree of Life


The Tree of Life (2011)

Cast: Brad Pitt, Sean Penn, Joanna Going, Fiona Shaw, Jackson Hurst, Pell James, Crystal Mantecon, Jessica Chastain, Lisa Marie Newmyer, Jennifer Sipes
Director: Terrence Malick
Writer: Terrence Malick
Genre: Drama, SciFi/Fantasy
Rating: PG-13
Running Time: 138 min.
Advisory: for some thematic material

Synopsis: The Tree of Life is the impressionistic story of a Midwestern family in the 1950's. The film follows the life journey... of the eldest son, Jack, through the innocence of childhood to his disillusioned adult years as he tries to reconcile a complicated relationship with his father. Jack finds himself a lost soul in the modern world, seeking answers to the origins and meaning of life while questioning the existence of faith. We see how both brute nature and spiritual grace shape not only our lives as individuals and families, but all life.
Read More »»  

Jasmine


Dear diary,


Cinta monyet, cintanya anak kecil dimana ada rasa suka terhadap lawan jenis. Jasmine, cinta masa kecilku, umurku sekarang 25 tahun, namaku Romy. Jasmine adalah adik kelasku ketika di SD.

SD
“Tendang bolanya Rom.”, teriak seorang temanku, dan ku tending bolanya tetapi meleset. Dari kejauhan ku lihat seorang gadis tersenyum melihat tendangaku yang meleset itu. Rupanya dia adik kelasku, selepas permainan bola selesai, ku hampiri dia, “Kenapa tadi tersenyum?lucu ya lihat tendangan ku yang meleset?”, tanya ku jutek padanya, “Gak kok, jangan galak-galak. Aku kan takut.”, ucapnya dengan muka seperti mau nangis, “Iya maaf, habis aku kesel banget sih.”, tambahku sambil menggaruk kepalaku. Dari situ, kami berkenalan, Jasmine namanya, kulitnya yang putih mulus serta parasnya yang cantik, bagai bidadari. “Aku beliin minum deh buat permintaan maafku.”, kataku kepadanya, “Gak perlu kok.”, jawabnya, “Udah, gak apa-apa kok.”, paksa ku kepadanya. Tiba-tiba datang seorang lelaki dengan badanya yang besar, “Kenapa dek?dia ganggu kamu ya?.”, ucap sang lelaki itu, “Gak kok kak, dia baik. Beliin aku minum.”, jawabnya kepada sosok itu, dan dia pun memperkenalkan ku kepada sosok itu. Dia adalah kakaknya, Riko namanya dan dia 1 tahun di atasku, alias dia adalah kakak kelasku. Kami pun semakin dekat, terkadang untuk mencari perhatiannya, aku berjalan di depan kelasnya, hanya sekedar lewat dengan curi-curi pandang mataku melihat ke arahnya. Namanya anak SD, malu-malu kucing jika orang bilang. Suatu ketika, ku beri dia sebuah celengan berbentuk doraemon, dan ku berikan padanya. “Makasih ya Rom.”, katanya sambil tersenyum. Yup, dia memang suka dengan doraemon. Saat itu, jam istirahat dan ku ajak dia mebeli jajan di kantin, “Mau cokalat gak?”, tanyaku, “Mau.”, jawabnya singkat, dan aku pun membelikannya coklat, “Kita bagi dua ya Rom.”, katanya padaku dan membagi coklat menjadi dua. Tahun demi tahun kulewati, dan hingga aku pun lulus SD. SMP, SMA, dan kuliah, ku tak tahu bagaimana Jasmine sekarang, karena semenjak lulus SD aku tak tahu kabarnya lagi.

Kuliah
Kuliah, buku-buku yang tebal, membuat mataku ini menjadi tebal pula. “Rom, betah banget loe jomblo?”, tanya Dika, temanku di kampus, “Jangan-jangan loe gak normal ya?”, candanya, “Sialan loe, gue masih pengen jomblo aja. Ntar kalo waktunya juga ada.” , jawabku padanya. “Tuh, liat cewek sexy Rom.”, katanya sambil menunjuk ke cewek yang di maksud, “Ah loe mah sexy mulu yang di lihat, hati coy yang penting.”, kataku, “Iye, tapi sexy juga penting bagi gue. Emang loe mau pacaran sama nenek-nenek yang berhati mulia?”, ucapnya, “Ya why not lagi”, kataku sambil ketawa, “Ah, aneh loe.”, katanya kemudian. Sexy itu bukan jaminan, sexy, coba bayangkan jika telah tua, ke sexyannya hilang. Tapi hati, selalu tak berubah, maksudnya selalu berbentuk tetap dari kita lahir hingga tua. “Bu, ayam penyet sama kopi susu satu bu.”, ucapku kepada ibu kantin, yah, saat itu kami berada di kantin, dan Dika sedang menemaniku, dia hanya mengepul-ngepulkan asap rokoknya sambil minum kopi pahit. Dika memang perokok, baginya asal ada rokok, makan gak penting, ntah bagaimana jika dia tua, mungkin penyakit telah menunggunya. “Rom, nonton basket yok habis nih?”, tanyanya dan aku pun menyetujui ajakannya. Di pertandingan basket antar kampus, dan saat itu sedang babak ke-2 atau half time yang dimana biasanya di isi dengan para cheerleders sebagai hiburan. “Gile, cantik-cantik banget ya.”, ucap si Dika, “Cantik mah bukan jaminan Dik, tapi..”, belum selesai ku bicara dan dia menyahut, “Hati lagi? tapi apa loe mau punya pacar yang jelek.”, katanya, “Yah gak maul ah, tapi face tuh bukan yang terpenting. Bagi gue tuh nomer yang keberapa.”, tambahku, “Yah serah loe deh Rom.”, katanya dan dia sambil matanya tertuju ke arah gadis-gadis cheers. Face, tak bisa di pungkiri memang yang di lihat pertama kali dari seorang pasangan adalah itu. Karena kenyataanya yang terlihat oleh mata kita adalah face, hati hanya bisa di rasakan.

Setelahnya, kami pergi mengisi perut karena hari telah sore. “Nasi goreng dua, sama es teh dua bu.”, ucapku kepada ibu warung. Dan lewatlah seorang gadis cantik, tetapi sayang tanganya buntung, “Tuh cantik, loe kan suka cewek cantik.”, kataku pada Dika, “Cantik si cantik, tapi sayang tanganya coy.”, katanya padaku, “Lah loe katanya cantik?masa sama kayak gitu gak mau? terus loe cari yang giman sih?.”, “Yah yang cantik dan perfect tanpa cacat.”, jawabnya, “Woy, gak ada yang perfect di dunia ini, kalo cara loe gitu, loe gak bisa terima seseorang apa adanya dunk. Loe kan gitu, fisik nomer satu.”, lanjutku dan dia termenung sebentar, “Hmm.”, “Mungkin kali ya, gue juga gak tahu.”, lanjutnya. Mengapa kita terkadang susah untuk menerima seseorang yang dengan kekurangan?, pikirku. Apa ada yang salah dengan mereka?, apa karena mereka tidak sempurna secara fisik seperti kita?. 

Semester demi semester kulalui dan akhirnya tiba di waktu kelulusan. Selepas lulus, Dika memutuskan membuka usahanya sendiri, dan aku berusaha melamar pekerjaan di sebuah bank swasta. Alhasil aku di terima di bank itu dan setahun sudah terlewati aku bekerja di bank.

Akhirnya....
Saat itu, pagi yang cerah dengan bersemangat aku berangkat ke kantor dan setibanya di sana, kesunyian yang kutemukan, mungkin aku terlalu pagi. Perputaran waktu, akhirnya perlahan satu demi satu memasuki kantor. “Maaf, saya orang baru disini, saya mutasi dari kantor cabang. Ruangnya manager di sebelah mana ya? saya mau melapor.”, kata si wanita itu, “Oh, disebelah sana.”, kataku sambil menunjuk ruang sang manager. Beberapa menit ia di dalam, dan setelahnya keluar di antar dengan sang manager dan berjalan menghampiri mejaku. “Rom, ini mutasi dari cabang, mejanya di sebelah kamu. Tolong bantu dia, karena dia masih baru disini.”, kata sang manager padaku. “Kenalin, nama saya Jasmine.”, katanya dengan sodoran tangan dan senyum, “Saya Romy.”, jawabku sambil menerima tanganya, “Jasmine ya, saya dulu punya teman bernama seperti kamu.”, imbuhku, “Saya dulu juga pernah punya teman bernama Romy, dia kakak kelas saya.”, katanya kemudian, dan aku pun terdiam sejenak, “Apa kamu pernah di kasih sebuah celengan dari kakak kelas kamu itu?”, tanyaku, dan dia pun terdiam berusaha mengingat, “Tunggu dulu, apa kamu jangan-jangan Romy yang dulu kasih aku celengan ya?”, “Berarti kamu Jasmine yang dulu aku kasih ya?”, “Iya, wah ketemu lagi ya Rom.”, katanya  dengan rasa bahagia. “Wah, setelah bertahun-tahun lamanya, kita ketemu lagi ya.”, kataku padanya, “Iya, lama banget, tapi biar gimana pun aku gak bisa lupa jaman SD loh. Kalo di ingat aku kadang ketawa sendiri.”, katanya, “Gila dunk kamu, habis ketawa sendiri.”, ucapku bercanda, “Ah bisa aja kamu nih.”, katanya sambil tertawa. Kami pun menjadi dekat kembali karena dia teman sekantor, jika jam istirahat tiba, kami makan siang bersama dengan bercerita tentang masa SD dan tantang kehidupannya. 

Jasmine, cantik dan baik, rambutnya yang panjang dan bergelombang bak ombak. Benih-benih yang orang bilang cinta telah tumbuh di hatiku ini hingga akhirnya, “Jasmine, tahu gak kau telah menumbuhkan bunga-bunga di hatiku hingga hatiku berbunga-bunga, mau kah kau menjadi kekasihku?”, kataku padanya di suatu taman, “Rom, tahu gak, aku juga suka kamu sejak kita di SD. Masa iya aku mau nolak pangeran SDku sih.”, ucapnya padaku. Dan akhirnya, kamipun menjadi sepasang kekasih, cinta monyet yang orang-orang bilang kini menjadi cinta bukan monyet, karena dulu masih kecil dan sekarang telah dewasa. Jasmine yang berarti bunga melati, dan sesuai dengan namanya, dia telah menumbuhkan bunga di hatiku, bunga melati yang indah di hatiku.

Romy,
Read More »»  

Rabu, 25 Mei 2011

Apakah kamu sudah siap berkencan lagi?

Apakah kamu sudah siap berkencan lagi?



Menjalin suatu hubungan adalah hak setiap manusia. Berkencan untuk mencari pasangan yang baru setelah putus cinta, adalah hal yang wajar. Mencari kecocokan, adalah tujuan dari itu semua. Tapi apakah kita udah siap untuk berkencan lagi?, kencan yang terlalu di paksa dapet mengakibatkan suatu tekanan. So, apakah kamu masih dalam kategori di bawah ini?, kalo masih, mungkin sebaikanya jangan di paksakan untuk kencan dulu deh, dari pada nantinya gak enjoy menjalin suatu hubungan.

1.      Masih memikirkan mantan
 Yup, ini adalah klise banget. Memang suatu hubungan yang lalu gak gampang buat di lupain, tapi mau sampai kapan kita harus gini?. Putusnya hubungan sebelum pasti telah di bicarakan ke dua belah pihak, so pasti udah ngerti apa kesalahan dua belah pihak. Nah, kalo si manta nada di pikiran kita setiap hari, gimana kita mau move on?. Jangan berencana kencan dulu kalo masih memikirkan mantan.

2.      Mantan, mantan, dan mantan
Selalu itu yang di bicarakan, kembali lagi ke poin 1 tadi. Kalo bisa hindari semua yang berbau mantan, jangan sampai temen kita nyinggung tentang mantan, karena itu bisa mengingatkan kita terhadap si mantan kita. Masihkah kamu “berapi-api” membicarakan mantan?, sebaiknya jangan berencana kencan dulu kalo masih bicarain tentang mantan.

3.      Trauma
Siapa sih yang gak trauma abis hubungannya kandas?, rasa sedih, kecewa, depresi, frustasi campur aduk jadi sati. Kalo di buat makanan itu semua sebaiknya kita buang aja, karena udah basi, kalo di makan justru kita tambah sakit karena keracunan. Hilangkan rasa trauma itu, susahkah?, itu tergantung kita sendiri gimana caranya. Selalulah berpikir positif tentang hubungan ke depannya dan selalu sibuk kan dirimu buat hal yang positif. Selain itu, cobalah membuka diri dengan orang yang baru, ini sangat perlu buat kurangi rasa trauma. Masihkah kamu trauma?, kalo masih sebaiknya jangan keburu-buru buat kencan deh, nikmatin hidup kamu dulu dan kalo udah gak trauma, silahkan buat memikirkan yang namanya kencan.

4.      Persaingan
Persaingan apa hubungannya?, persaingan disini adalah persaingan dengan sang mantan. Gak usah ada rasa saingan, mentang-mentang kita belum “laku” terus ngerasa gimana, sedangkan si mantan udah. So what?, biarin aja, toh masih ada hal yang lebih menarik di dunia ini. Hilangkan perilaku buruk itu, karena bisa berpengaruh ke depannya ketika kita menjalin suatu hubungan. Jangan ada rasa persaingan dengan mantan.

Udah siapkah kita buat menjalin suatu hubungan  baru yang lebih indah?, yang selalu di ingat dalam menjalin suatu hubungan adalah;

1.      Komunikasi
2.      Selalu berpikir positif terhadap pasangan
3.      Saling menghormati, memahami
4.      Memiliki rasa sayang, cinta
5.      Dan yang terpenting, mau menerima kita apa adanya.
 
Selamat mencoba suatu hubungan yang baru. ^-^

13:29 - 25.05.11 by GaWi
Read More »»  

Selasa, 24 Mei 2011

Hantu masa lalu

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Perlahan "memakan" diri ini, entah sampai kapan
Semuanya gelap, tak ada setitik cahaya
Masa lalu telah menguasaiku

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Tak ada bayangan masa depan kala itu
Tak ada rasa penyesalan kala itu
Tak ada rasa kemanusiaan kala itu

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Yang aku butuhkan setitik cahaya
Cahaya yang selalu menerangiku
Menerangiku dimanapun aku berada

Hantu masa lalu,hanya itu yang tersisa,
Lelah kucari jawaban semua ini
Lelah kucari setitik cahaya itu
Lelah kucari semuanya
Aku hanyalah senjata pada hidupku sendiri.

01:01-24.05.11 - by GaWi
Read More »»  

Pina Colada

INSTRUCTIONS
Blend all the ingredients in a blender until smooth. Pour over ice into a highball glass.

INGREDIENTS
* 2 parts Golden rum
* 1 teaspoon Cream of coconut
* dash of Cream
* 3 parts Pineapple juice
* 1 Orange slice
Read More »»  

Baby cocktail

INSTRUCTIONS
Shake with ice and pour into a highball glass

INGREDIENTS
* 1 part Pineapple juice
* 1 part Cream
Read More »»  

Jungle juice

INSTRUCTIONS
Place all ingredients in the blender jar - cover and whiz on medium speed until well blended. Pour in one tall, 2 medium or 3 small glasses and drink up.


INGREDIENTS
* 1 Banana
* 2 Orange juice
* dash Ginger
Read More »»  

Mojito

INSTRUCTIONS
Mash the mint and sugar together. Add the (dark or light) rum and lime juice and pour over the ice.
Top up with soda water. Use a highball glass.


INGREDIENTS
* 2 parts White rum
* 1 part Lime juice
* top up Soda water
* 10 Mint sprigs
* 1 part Ice cubes
* 1 Lime slice
* 1 teaspoon Sugar
Read More »»  

Senin, 23 Mei 2011

Tanpa judul

Dear diary,


Ini kisahku dimana saat itu aku duduk di bangku kuliah dan umurku saat itu 20 tahun. Martin itu lah nama yang di berikan orang tuaku padaku.

2000
“Maaf pak, saya telat masuk.”, kataku kepada sang dosen, “Maaf, maaf, saya tahu kamu telat masuk. Tidak ada yang perlu di maafkan, sekarang kamu keluar pintu dan pulang.”, kata sang dosen dan dengan tegasnya menyuruhku untuk tak mengikuti kelas. Yah, terpaksa aku ke kantin kampus, daripada kesel mikirin hal tadi aku putusin makan mie ayam. Ku duduk di pojok, “Gak ada kelas loe?”, ucap seorang cowok sambil memukul pundakku, “Eh loe Gus.”, kataku sambil menoleh padanya, “Gue telat, terus di usir deh gak boleh ikut kelas.”, imbuhku, dan Agus pun tertawa. Agus adalah temanku di kampus. “Eh, loe jomblo kan?”, “Iya, mang napa Gus?”, “Nih, gue kenalin temen gue.”, katanya sambil nunjukin foto teman ceweknya. “Wah, boleh juga tuh Gus”, ucapku padanya, “Minta nomer HPnya dunk.”, pintaku dan dia pun memberikan nomer HP temannya itu. Ku Tanya kenapa dia mengenalkan cewek itu kepadaku, dia bilang bahwa dia kasihan yang lihat aku menjomblo. Yup, aku memang terkadang selalu mengeluh karena aku yang jomblo, sebagai lelaki normal, aku juga ingin memiliki yang namanya pacar. Entah kapan tepatnya aku lupa, ku berkata pada Agus, “Gus, gue pengen deh pacaran. Napa gak ada yang mau sama gue ya?”, “Pacaran?pacaran aja sama gue, gue mau kok.”, ucapnya sambil tertawa. Begitulah tingkah si Agus. Kembali lagi ke teman cewek si Agus, setelah dia memberikan nomer HPnya, ku langsung SMS kepadanya dan alhasil dia pun membalas SMS, akhirnya kami pun berkenalan. Pertama jika ada SMS dari orang yang baru di kenal, pasti menanyakan tau darimana nomernya dan hal itu yang di Tanya si Mona, cewek yang Agus kenalkan ke diriku. Ku jawab apa adanya, bahwa aku tau nomernya dari Agus dan kujelaskan bahwa dia adalah temanku. “Tin, gue masuk dulu ya. Ada kelas nih.”, kata Agus padaku sambil bergegas meninggalkan tempat duduknya.

Setelahnya, kulihat jam di HPku, dan saatnya masuk kelas manajemen keuangan internasional. Yup, aku kuliah di jurusan manajemen. Selepas pelajaran usai, ku sempatkan diri mengisi perut yang sedang ‘bernyanyi’. Karena kampusku dekat dengan restaurant cepat saji, maka ku pergi ke restaurant tersebut. Iseng-iseng, ku SMS lagi si Mona, cewek yang tadi Agus kenalkan ke diriku. Ku ajak Mona untuk ketemu di restaurant yang aku berada sekarang, dan dia pun mau. 30 menit lewat, 45 menit dan akhirnya 1 jam, dan kulihat sesosok seperti Mona dan untuk memastikannya ku telpon dia, “Mon, loe pake baju biru ya?”, tanyaku di telpon, “Kok tau?emangnya loe tau muka gue?”, sambung si Mona, “Tau dunk, tadi si Agus nunjukin foto loe kok.”, imbuhku dan sesudah kupastikan, ku beranikan diri menghampirinya. “Mona, gue Martin yang tadi.”, “Eh loe Martin.”, katanya sambil bersalaman denganku. “Dah makan Mon?”, tanyaku basa-basi, “Belum sih.”, jawabnya singkat, “Oh, ya udah ayok makan bareng. Gue traktir deh.”, kataku, padahal sebenarnya selama menunggunya aku sudah makan, tapi buat basa-basi lagi ya akhirnya kupesan makan lagi. Dia baik, dan mudah bergaul sepertinya. Kami pun membicarakan seputar perkuliahan, karena kebetulan kami di jurusan yang sama hanya beda kampus. “Waduh Tin, gue harus balik nih.”, ucapnya padaku,”Oh ya udah kalo gitu.”, kataku kemudian.

Kemudian, hari-hari setelahnya, kucoba SMS atau pun telpon HPnya mati. “Eh, gimana sama si Mona?”, Tanya Agus padaku sambil berbisik, karena saat itu kami berada di kelas, “Gak tau Gus, HPnya mati.”, jawabku, “Loe kenal deket gak sih sama dia?”, lanjutku, “Hehehe, gak begitu Gus, gue aja kenal dia dari temen gue.”, katanya sambil tersenyum, “Ya ampun, gue kira loe kenal deket.”, kataku, “Itu yang di belakang, ini bukan tempatnya bergosip ya.”, kata sang dosen sambil menunjuk tangannya ke arah kami berdua, “Maaf pak.”, kata kami berdua. Semester demi semester telah terlewati dan tentunya semester pendek yang aku ambil pun juga demikian. Hingga akhirnya hari kelulusan pun tiba, “Gus, gak sangka ya kita udah lulus.”, ucapku bangga, “Iye, padahal kita banyak ikut semester pendek. Akhirnya lulus juga.”, jawabnya. Masa wisuda telah terlewati, tahun demi tahun juga berganti dan dunia pekerjaan siap kami hadapi.

2005
Kini Agus telah bekerja di bank swasta, dan aku bekerja di perusahaan asing. Selepas pulang kantor, aku pergi ke restaurant cepat saji mengisi perut ini. Setibanya disana, kebetulan seluruh tempat hampir penuh, hanya ada beberapa tempat duduk, setelah ku pesan makan, ku cari tempat duduk dan kebetulan ada seorang wanita duduk sendiri, dan aku langsung saja menghampirinya, “Maaf, boleh saya duduk?”, kataku pada si wanita tersebut, “Silahkan.”, jawabnya singkat sambil senyum. Setelah ku selesai makan, kusempatkan sebentar untuk mengobrol dengan wanita itu. “Kerja dimana?”, tanyaku, “Aku kerja di bank.”, jawabnya, dan kami pun mengobrol seputar dunia pekerjaan dan, “Oh ya, kita lupa nih belum kenal nama. Aku Martin.”, kataku sambil ku sodorkan tanganku, “Oh ya, aku Mona.”, katanya sambil menerima sodoran tanganku, “Mona ya? Aku dulu juga punya temen namanya Mona.”, tambahku, “Tunggu dulu, perasaan aku ingat sesuatu deh.”, katanya sambil mengingat sesuatu, “Kamu pernah punya temen namanya Agus gak?”, tambahnya, “Iya, kamu ini Mona temannya Agus ya?”, kataku pada si Mona, “Iya, ya ampun. Kok bias gak sadar ya kita, ternyata kita udah saling kenal.”, ucap Mona sambil tertawa. Setelah bertahun-tahun, akhirnya Mona yang dulu aku cari kembali ku temukan. Dia pun bercerita bahwa dia waktu itu ganti nomer HP serta ganti HP, alhasil seluruh kontak HPnya hilang. Aku pun meminta nomer HPnya yang sekarang, dan dia pun memberikannya. “Kamu berubah banget ya Tin.”, “Sama, kamu juga Mon.”, kataku kemudian. “Mon, kok bisa ya cahaya bulan ada di matamu yang indah”, kataku padanya sambil tersenyum, “Ah kamu nih bisa aja.”, katanya tersenyum balik kepadaku, dan beberapa menit kemudian, “Tin, aku balik dulu ya, mau istirahat nih.”, katanya, “Oh ya deh.”, sahutku.

Setelah pertemuan kembali dengannya, kami menjadi dekat. Kadang kami janjian makan di tempat restaurant cepat saji yang biasa kami kunjungi. Yah, memang kita tak akan pernah tau akan gimana kita, kalau di ingat kembali dimana aku pertama bertemu dengannya di tahun 2000, sungguh berbeda dengan sekarang ini dan si Mona pun juga demikian. Di tambah pula, ku tak mengenali wajahnya, karena memang dia sudah berubah, bisa di bilang semakin cantik. Untung saja Mona belum memiliki pasangan, dan aku pun demikian. Ku beranikan diri untuk PDKT denganya, karena aku telah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri maka ku sering mengajaknya keluar untuk nonton atau hanya sekedar makan. Aku bingung ingin membelikannya apa, karena dia sendiri juga telah berpenghasilan dan tak mungkin aku membelikannya boneka. Kedekatan kami menimbulkan benih-benih yang kadang orang takut untuk terluka karenanya. Yup, cinta, sepertinya aku telah jatuh cinta kepadanya, beberapa hari ini aku terus memikirkanya. Dan akhirnya keberanikan diri, ku belikan dia setangkai mawar, dan tepatnya di sebuah taman, “Mon, ini adalah setangkai mawar merah, dan kuharap kau menaruh mawar merah ini di hatimu. Maukah kau menjadi kekasihku?”, kataku, “Oh Martin, kamu romantis banget.”, ucapnya dan dia terdiam sejenak, “Mawar ini akan kutaruh di hatiku ini, dan akan kujaga tetapi kau harus menjadi penjaga hatiku.”, katanya kemudian. Dan dia pun meneriama cintaku, dan di umurku yang kini 25 tahun, Mona yang dulu hilang kini ku temukan sebagai ratu di hatiku. Mona, ku mencintaimu, dan ku jaga hatimu selalu.

Martin,


By Gawi
Read More »»  

Gwe-Store